Kampar, Presindo.com.-selasa 2 september 2025.
Masyarakat Desa Balung, kecamatan XIII koto kampar, kabupaten kampar, provinsi Riau. merasa kecewa terhadap pemerintahan kabupaten kampar, Pemkab Kampar yang menjadi harapan dari masyarakat Desa Balung untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan Desa Balung -Tanjung balik.
Rasa kekecewaan ini muncul setelah berbagai macam upaya dan langkah-langkah yang ditempuh pemerintahan dan tokoh masyarakat dalam memperjuangkan dan permohonan kepada dinas terkait untuk pembangunan Jembatan penghubung antara Nagari Tanjung Balik ke Desa Balung tersebut, jembatan ini akses satu-satunya untuk keberlangsungan kehidupan dan perekonomian masyarakat.
Namun sampai saat ini belum nampak pergerakan dari pemerintah kabupaten kampar.
Berdasarkan dari laporan tokoh-tokoh masyarakat Desa Balung mengatakan,
kami sudah melakukan upaya pada Dinas PUPR,
menjumpai anggota Dewan kabupaten, dan provinsi, maupun pusat hingga sudah masuk ke data INPRES, namun belum menampakan hasil, ungkapnya.
Berdasarkan surat keterangan PT. Sumatera Gemilang No.106/SD-DIR/XII/2009 dengan No kontrak 03.46/BM/KONT/PEM-JEMB/VI/2008.” Jembatan masa layak hanya 10 Tahun dengan berat beban 3,5ton, dilihat dari kondisi saat ini sudah jauh dari perkiraan kelayakan pakai.
Tapi belum juga ada tanda-tanda akan perbaikan.
Menurut pantauan tim wartawan di lapangan,
Tim Wartawan, menemukan kendala yang memprihatinkan terhadap kondisi jembatan alternatif ini, sebagai akses penting bagi masyarakat.
Baut-baut dan besi penyangga sudah ada yang hilang, Pegangan lantai banyak yang lepas, Jembatan terlihat melentur saat dilalui mobil,
Tiang penyangga sudah miring dan mengawatirkan untuk di lewati.
Diwaktu yang berbeda masyarakat mengatakan, dalam waktu dekat kami akan mendatangi kembali dinas terkait, Baik PUPR, Bupati, DPRD Kabupaten maupun ke pusat, meminta pernyataan secara tertulis apakah jalan dan jembatan desa balung kedepannya akan di perbaiki atau tidak
Apakah menunggu adanya korban jiwa baru di perbaiki?
Ungkap nya.
Kami sebagai Masyarakat, hanya bisa berharap, menumpuhkan harapan dan Asa pada pemkab kampar,
Untuk memperhatikan kondisi
Desa kami yang sangat miris terutama jembatan yang sudah rusak parah. Imbuhnya.
Kerusakan dan tidak kelayakan pakai jembatan penghubung Desa Balung- Nagari Tanjung Balik itu,
Dibenarkan oleh kabid jalan dan jembatan dari PUPR kabupaten Kampar Afrudin Amga,
bersama Kepala Desa Balung M. Ujud dan didampingi awak media Turun langsung kelapangan,
Selasa 02/9/2025.
Ia” mengatakan bahwa jembatan ini
Sudah seharusnya untuk di renovasi karena dalam akta pertanggung jawaban dari kontraktor sudah kadaluarsa selama 7 tahun,
Hasil ini, nanti akan saya sampaikan kepada kepala dinas PUPR tentang temuan kami, tutur nya
Afridin Amga sebagai Kabid dari PUPR menyarankan, pada
Kepala desa balung Muhammad Ujud, agar segera menghadap Bupati atau wabub dan melaporkan tentang temuan dari kami.
Sebagai kabid dari PUPR kampar jalan dan jembatan,
agar segera untuk menindak lanjuti persoalan ini, tutupnya.
(Rian Migel Saputra)
