Kampar, Presindo.com – Puluhan tahun masyarakat Desa Balung keluhkan jalan rusak parah. Pembangunan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan vital yang harus segera dipenuhi dan butuh perbaikan oleh pemerintah. Jalan yang memadai tidak hanya mempermudah akses, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat di suatu daerah namun, kondisi berbeda dirasakan oleh warga Desa Balung Kecamatan XIII Koto Kampar, Kampar.
Status Jalan ini, adalah berstatuskan jalan Provinsi di wilayah tersebut. Ruas jalan yang rusak dari Jembatan yang menghubungkan Nagari Tanjung Balik Kecamatan Pangkalan Koto Baru, kabupaten Lima Puluh Kota hingga Desa Balung itu telah mengalami kerusakan parah selama puluhan tahun tanpa ada perhatian dari pemerintah daerah. Hal ini menyebabkan berbagai aktivitas masyarakat menjadi terhambat dan memicu keresahan warga setempat.
Salah seorang warga, Desa Balung, G mengatakan Jalan di daerahnya sudah tidak layak digunakan. Kondisi jalan yang berlubang dan berbatu runcing yang keluar dari ruas-ruas jalan, telah rusak parah. “Jika musim hujan lumpur nya tidak hanya membaluti kendaraan kami bahkan sampai membaluti sekujur tubuh hingga kepala. Sehingga membuat masyarakat sangat kesulitan jika melaluinya, kami khawatir saat anak-anak kami berkendara dan mengalami kecelakaan,” kata nya pada awak media. Senin (08/9/2025).
Masyarakat Desa Balung sudah terlalu sering mengantar proposal jalan dan jembatan tersebut kepada Bupati Kampar, tanggapan Bupati Kampar hanya janji-janji.
Saat ini masyarakat Desa Balung mengharapkan Presiden (PRABOWO SUBIANTO) mengambil kebijakan dalam pembangunan, khusus infrastruktur jalan dan Jembatan yang sudah sangat memprihatinkan.
Kondisi ini bahkan sempat memicu insiden yang membahayakan warga. Sebab sudah sangat sering ada warga yang jatuh menghindari berbatuan yang timbul dan runcing di jalan tersebut.
“Jika ada warga yang sakit dan perlu ambulans, jalan ini sangat sulit dan berbahaya untuk dilalui karena terlalu rusak,” ujarnya.
Pemdes bersama warga lainnya berharap kepada presiden segera mengambil langkah- langkah keputusan yang sangat tegas kepada bupati Kampar Yuzar untuk membangun jembatan secara permanen di daerah desa Balung ini, mengingat sudah puluhan tahun tidak ada perhatian dari pemkab setempat. Jalan ini penting untuk keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat desa balung lebih kurang 4000 Jiwa.
Panjang jalan yang rusak lebih kurang ada 8 km. Dengan situasi seperti ini, warga Desa Balung menantikan perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah daerah demi mewujudkan infrastruktur yang layak dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Kampar.
- (Rian Migel Saputra)
