Limapuluh Kota, Presindo.com – Tidak saja proses lelang yang menuai sorotan, pekerjaan fisik di proyek RSUD dr. Achmad Darwis juga kini kian menuai hujatan publik.
Rabu 17/09/2025.
Pasalnya, sejumlah pekerjaan yang seharusnya tuntas pada bulan September 2025, hingga kini masih saja berlangsung. Walau hanya menyisakan pekerjaan finishing, faktanya pelaksanaan sudah jelas melewati batas waktu kontrak yang telah ditetapkan.
Keterlambatan itu terlihat nyata pada beberapa paket pekerjaan renovasi/rehabilitasi, di antaranya:
Rawat Inap Bedah (Anggrek) – dikerjakan oleh CV. Beringin Sakti, kontrak berakhir 23 September.
Rawat Inap Azelea – dikerjakan oleh CV. Ryansi Pratama, masa pelaksanaan sampai 22 September.
Kebidanan Kenanga – dikerjakan oleh CV. Sintra Putra, kontrak berakhir 21 September.
Neurologi dan Jantung (Nusa Indah) – dikerjakan oleh CV. Catur Pilar Cakrawala, masa pelaksanaan berakhir 23 September.
Bukan hanya soal keterlambatan, mutu dan kualitas pekerjaan pun kian diragukan. Beberapa item pekerjaan bahkan dinilai bermasalah, termasuk pengerjaan fasilitas WC yang sudah menuai keluhan dari berbagai pihak.
Lebih ironis lagi, ketika awak media mencoba mengkonfirmasi hal ini melalui WhatsApp dengan nomor +62 823-8816xxxx kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), yang bersangkutan justru memilih bungkam. Terkesan menghindar, seakan tidak ingin bertanggung jawab atas persoalan yang mencuat.
Hingga berita ini diturunkan, proyek yang ditengarai molor dan kualitasnya dipertanyakan tersebut, sama sekali belum mendapat tanggapan resmi dari pihak terkait.
(EY-Dd)
