Presindo.com Lima Puluh Kota, 24 Maret 2026 — Pemerintah Kecamatan Pangkalan Koto Baru bersama jajaran kepolisian menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Alek Balerong di Nagari Tanjung Balik dalam rangkaian tradisi “Jalang Manjalang” tahun 1447 H.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Camat Pangkalan Koto Baru, Depi Peringki, SKM, M.KM, bersama Kapolsek Pangkalan Koto Baru, AKP Hendra, S.H., M.H., beserta anggota.
Kehadiran unsur pemerintah dan aparat keamanan menambah khidmat sekaligus semarak kegiatan adat yang telah menjadi warisan turun-temurun masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Camat Depi Peringki menyampaikan kekagumannya terhadap tradisi “Jalang Manjalang” yang dinilai unik dan tidak ditemukan di nagari lain.
Ia menegaskan pentingnya menjaga serta melestarikan tradisi tersebut sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat.
“Tradisi seperti ini merupakan kekayaan budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada Wali Nagari Tanjung Balik serta para orang tua agar terus mengenalkan nilai-nilai adat dan budaya kepada generasi muda.
Selain itu, Depi mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi pergaulan anak-anak agar terhindar dari pengaruh negatif, terutama penyalahgunaan narkoba.
Pada kesempatan tersebut, Camat secara resmi membuka rangkaian kegiatan “Jalang Manjalang” sebagai bagian dari Alek Balerong Nagari Tanjung Balik.
Sementara itu, Kapolsek Pangkalan Koto Baru, AKP Hendra, S.H., M.H., yang baru bertugas di wilayah tersebut, turut memperkenalkan diri kepada masyarakat. Ia berharap dapat diterima dengan baik serta menjalin kerja sama yang erat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan nagari.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam hal keamanan kendaraan dengan memastikan parkir di tempat yang aman dan menggunakan kunci pengaman tambahan guna mencegah tindak kejahatan.
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan Alek Balerong ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif,” tutupnya.
Alek Balerong dengan tradisi “Jalang Manjalang” menjadi salah satu wujud nyata kekayaan adat dan budaya masyarakat Nagari Tanjung Balik yang terus dijaga kelestariannya hingga saat ini.
(Eka Yahya)







