8 Ruangan Kelas dan Puluhan Laptop Ikut Jadi Abu

Limapuluh Kota, Presindo — Pasca kebakaran hebat yang melanda gedung sekolah dasar Negeri 04 Simalanggang, Balai Rupi Nagari Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Proses belajar mengajar serta pelayanan administrasi di sekolah tersebut terganggu.

Kondisi sejumlah bangunan di sekolah dasar Negeri 04 Simalanggang, Kabupaten Limapuluh Kota, pasca dilanda kebakaran hebat. Nampak sejumlah ruangan hanya menyisakan puing-puing sisa kebakaran, Kamis (17/10/2024) pagi

Sebanyak 8 ruang terbakar dari 11 ruangan dalam insiden ini, termasuk diantaranya, ruang kelas, ruangan penyimpanan komputer/laptop, hingga ruangan kepala sekolah. Banyak berkas penting ikut terbakar.

Pasca kebakaran pada Kamis (18/10) pagi, siswa-siswa SD Negeri 04 Balai Rupi yang berjumlah 143 murid, harus belajar pada Tiga ruang kelas yang tersisa dari amukan sijago merah. Kemudian sebahagian harus belajar di ruangan MDA yang ada disekitar sekolah.

“Sebanyak delapan ruang terbakar, 3 ruang masih bisa digunakan. Yang terbakar itu ruangan kelas belajar, satu ruang kepala sekolah, ruang mejelis guru dan ruang UNBK. Kemudian juga ikut terbakar puluhan laptop yang akan digunakan untuk praujian UN,” sebut Kepala Sekolah SD Negeri 04 Balai Rupi, Syahban Purnama Wati, Kamis (18/10) kepada wartawan.

Disampaikannya, informasi kebakaran itu berawal dari sejumlah orang yang menghubunginya via telpan selepas mengerjakan sholat isya. Saat itu, dirinya sangat terkejut, dan langsung menuju lokasi bersama suaminya. Sampai disekolah dirinya masih melihat api berkobar membakar sekolah.

Dia juga menyebut, bangunan sekolah SDN 04 Balai Rupi yang terbakar merupakan gedung lama dan berharap pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota secepatnya bisa membangun kembali ruang-ruang sekolah yang hangus dilalap api. Sehingga, siswa-siswi sekolah SDN 04 Balai Rupi bisa kembali belajar seperti biasa.

“Pak Pjs. Bupati Lima Puluh Kota sudah datang, dan menyebutkan pemerintah akan bertindak dan mengajak masyarakat untuk bergotong royong membersihkan sekolah dan pihak kepolisian bisa menentukan kami kapan bisa belajar,” jelannya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota, Afri Efendi, menyebut dalam waktu dekat ini siswa-siswi SD Negeri 04 Balai Rupi akan mengikuti ujian. “Kita akan menempuh ujian UN, saat ini anak-anak kita sedang pra UN dengan menggunakan laptop, sementara laptop habis terbakar,” ucapnya.

Salah satu warga yang tinggal didepan sekolah, Adek Elfina, mengungkapkan ia mengetahui kebakaran tersebut pada saat akan melaksanakan sholat isya. “Saya pertama tahu itu dari anak saya, kemudian saya keluar dan saya melihat asap hitamengepul di ujung paling belakang kelas, tidak lama api membesar,” ceritanya.

Semetara itu, Kapolsek Payakumbuh, AKP Apriman Sural mengatakan saat ini pihaknya pasca kebakaran terus melakukan penyelidikan.

“Dari data yang kami dapatkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WIB yang melibatkan 6 unit pemadam kebakaran untuk menjinakan api, 4 unit pemadam dari Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh dan 2 unit pemadam kebakaran dari Kabupaten Agam,” terangnya.

Jelas saja kejadian kebakaran hebat malam itu membuat masyarakat Balai Rupi dan Nagari Simalanggang, kaget dan berupaya membantu Damkar, Pihak Kepolisian dalam menjinakkan api yang dengan cepat berkobar membakar bangunan yang sudah lama itu.

Kadis Damkar Lima Puluh Kota, Alfian, menyebut, api yang cepat membesar sehingga seluruh damkar yang ada dimasing-masing posko baik Suliki, Mungka, Lareh dan posko induk dikerahkan. Juga dibantu Damkar dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Agam.
“Memang kita dibantu masyarakat, Polisi dan damkar dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Agam,” jelasnya. (Ady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *