JAKARTA, 16 Februari 2026 – Dunia tinju profesional tanah air kembali menunjukkan taringnya melalui gelaran spektakuler “Victoria Ampro Fight 1” yang sukses dihelat di Auditorium TVRI Senayan, Jakarta, pada Jumat (13/2) malam. Ajang yang digagas oleh Victoria Boxing Promotor bekerja sama dengan Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) ini menjadi oase bagi pembinaan atlet tinju di era “Indonesia Emas”.
Pertandingan yang disiarkan secara langsung oleh TVRI Sport ini tidak hanya menyuguhkan adu ketangkasan di atas ring, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi lintas sektor untuk memajukan olahraga prestasi.
Acara terasa semakin istimewa dengan hadirnya tokoh-tokoh yang peduli pada masa depan pemuda. Dalam salah satu momen puncak, Nini Arianti, selaku Ketua Umum Generasi Muda Peduli Indonesia (GaMPI), turut hadir memberikan dukungan langsung dari barisan penonton.
Pihak GaMPI secara khusus menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Boerlak (Victoria Boxing Promotor).
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Boerlak atas kesempatan luar biasa ini. Memberikan apresiasi langsung kepada sang juara di atas ring adalah simbol bahwa sinergi antara promotor olahraga dan organisasi kepemudaan seperti GaMPI sangatlah nyata. Ini adalah bentuk penghormatan bagi kerja keras para atlet muda kita,” ungkap Nini Arianti.
Nini Arianti juga menekankan pentingnya wadah kompetisi profesional seperti ini sebagai sarana pembangunan karakter generasi muda.
“Melalui Victoria Ampro Fight 1, kita melihat disiplin, sportivitas, dan mentalitas pantang menyerah. Kami mengapresiasi TVRI yang telah membawa semangat ini ke ruang tamu masyarakat Indonesia. Ini adalah langkah besar untuk menjauhkan pemuda dari kegiatan negatif dan mengarahkan energi mereka ke jalur prestasi,” tambah Nini.
Daftar Perebutan Sabuk Emas Bergengsi
Malam pertandingan tersebut menyajikan enam partai perebutan sabuk emas yang berlangsung sengit:
Sabuk Emas Gubernur DKI Jakarta (Kelas Welter 66 Kg).
Sabuk Emas Pangdam Jaya (Kelas Menengah Super 75 Kg).
Sabuk Emas Kapolda Metro Jaya (Kelas Bulu 57 Kg).
Sabuk Emas Sesepuh/Tokoh Tinju Profesional (Kelas Menengah 72 Kg).
Sabuk Emas Mahakarya Bhumi Hambalang (Kelas Ringan 61 Kg).
Sabuk Emas Ketua Umum GRIB JAYA (Kelas Bulu 55 Kg).
“Victoria Ampro Fight 1” diharapkan menjadi pemantik bagi promotor lain dan instansi terkait untuk terus konsisten menggelar kejuaraan serupa. Dengan dukungan publikasi luas dan manajemen promosi yang profesional di bawah arahan Pak Boerlak dkk, tinju Indonesia optimis dapat kembali melahirkan juara-juara dunia baru.







