PAYAKUMBUH, presindo .com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh, Bapak Haji Dahler SH, melaksanakan kunjungan langsung ke kediaman warga yang dinilai berhak menerima bantuan fasilitas pendidikan, Senin sore. Kunjungan ini dilakukan secara santai seolah-olah sekadar berjalan sore untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas di ruang kantor DPRD.
Dalam pertemuannya dengan warga, Bapak H. Dahler menyampaikan bahwa kunjungan ini murni lahir dari hati nurani beliau untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang sedang terbentur masalah biaya pendidikan anak-anak mereka. Tidak melalui laporan tertulis semata, beliau ingin hadir sendiri, bertatap muka, dan memahami kesulitan yang dirasakan warga sehari-hari.
“Saya sengaja mampir sambil menikmati udara sore, bukan dalam rangka kunjungan resmi yang kaku. Saya ingin melihat langsung siapa saja yang benar-benar layak dibantu, terutama untuk kebutuhan pendidikan anak-anak mereka. Ini murni panggilan hati, agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan benar-benar terasa manfaatnya bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Bapak H. Dahler dengan penuh kehangatan.
Beliau juga menegaskan bahwa perhatian terhadap dunia pendidikan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Dengan turun langsung ke tengah masyarakat, Bapak H. Dahler berharap dapat memastikan bantuan fasilitas sekolah nantinya sampai kepada tangan yang tepat, sehingga tidak ada anak yang putus sekolah atau kehilangan semangat belajar karena keterbatasan biaya.
Warga yang dikunjungi tampak sangat terharu dan menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan kepedulian Bapak H. Dahler. Kehadiran beliau dianggap bukan sekadar membawa bantuan, melainkan juga membawa harapan dan semangat baru bagi keluarga yang sedang berjuang menyekolahkan anak-anaknya.
Kunjungan sederhana namun penuh makna ini menjadi bukti bahwa seorang wakil rakyat tidak hanya duduk di dalam ruangan, tetapi juga hadir, mendengar, dan peduli langsung di tengah masyarakat yang diwakilinya,(inyiak pitopang)











