TANJUANG BALIK, LIMA PULUH KOTA, PRESINDO.COM – Pemerintah Nagari bersama masyarakat Nagari Tanjuang Balik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat dan suasana kekeluargaan.

Kegiatan tersebut digelar di Masjid Tawakal, Jorong Panang, Nagari Tanjuang Balik, Jumat (21/8/2026).
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengenang kelahiran Rasulullah sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dengan meneladani akhlak, perjuangan, serta ajaran yang beliau sampaikan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tamu undangan dari nagari-nagari tetangga. Kehadiran masyarakat dan para undangan dari berbagai wilayah semakin mempererat suasana kebersamaan serta kekompakan yang terjalin di tengah masyarakat Nagari Tanjuang Balik.
Hadir pula Camat Pangkalan Koto Baru, Depi Peringki, SKM., M.KM., bersama sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Dalam rangkaian kegiatan, panitia menghadirkan penceramah M. Hafiz dari wilayah Kampar, Provinsi Riau.
Dalam tausiyahnya, M. Hafiz mengajak seluruh jamaah menjadikan kehidupan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Ia menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam membangun hubungan yang baik antarsesama, memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Penyampaian tausiyah mendapat perhatian dan antusiasme dari jamaah yang hadir. Suasana peringatan berlangsung khidmat, namun tetap diwarnai keakraban dan nuansa kekeluargaan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Ketua Masjid Apresiasi Gotong Royong Kaum Ibu
Ketua Masjid Tawakal, Sapri, mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan kegiatan penting bagi masyarakat. Selain sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat.
“Peringatan Maulid Nabi ini bukan hanya untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi bagaimana kita dapat mengambil keteladanan dari kehidupan dan akhlak beliau untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sapri.
Ia berharap kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah serta membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis.
Pada kesempatan tersebut, Sapri juga menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada kaum ibu yang secara sukarela meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran demi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu-ibu yang telah bergotong royong, bahkan memasak hingga sehari semalam demi terlaksananya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini. Semoga segala keikhlasan dan pengorbanan yang diberikan menjadi amal ibadah dan mendapat balasan dari Allah SWT,” ungkapnya.
Semangat gotong royong masyarakat dalam mempersiapkan kegiatan tersebut menjadi gambaran kuatnya kebersamaan warga Nagari Tanjuang Balik. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pun tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan rasa persaudaraan di tengah masyarakat.
(EKA YAHYA)













