Payakumbuh,presindo.com--Seorang mahasiswi berusia 20 tahun yang berasal dari Kenagarian Andaleh dilaporkan hilang secara misterius sejak awal pekan lalu. Rasa cemas yang mendalam akhirnya mendorong pihak keluarga untuk melapor secara resmi ke kepolisian guna meminta bantuan penelusuran keberadaan sang anak.
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima dari kepolisian, orang tua korban mendatangi Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Payakumbuh pada Jumat, 25 September 2026, sekitar pukul 15.47 WIB untuk melaporkan kehilangan putrinya.
Laporan tersebut dibuat langsung oleh Atri Hasim (49), ayah sekaligus pelindung korban yang berprofesi sebagai petani dan berdomisili di Kenagarian Andaleh, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Di hadapan petugas kepolisian, Atri Hasim menyampaikan bahwa putrinya, Amanda Putri (20 tahun), yang berstatus sebagai mahasiswi, telah hilang kontak dan tidak diketahui keberadaannya sejak Senin, 21 September 2026, sekitar pukul 07.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang diperoleh keluarga, titik terakhir Amanda Putri terlihat berada di Masjid Anshorullah Muhammadiyah, kawasan Labuah Baru, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh. Sejak saat itu, korban tidak pernah pulang ke kediaman, dan nomor telepon seluler yang biasa digunakan tidak dapat dihubungi sama sekali. Kondisi inilah yang membuat keluarga semakin cemas dan akhirnya memutuskan untuk melapor ke pihak berwenang.
Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Amanda Putri belum diketahui. Pihak kepolisian melalui jajaran Sat Reskrim Polres Payakumbuh saat ini sedang melakukan penyelidikan, penelusuran, serta upaya pencarian secara menyeluruh guna menemukan keberadaan mahasiswi tersebut.
Kepada siapa saja yang memiliki informasi mengenai keberadaan Amanda Putri, dimohon dengan sangat untuk segera melaporkannya ke kantor kepolisian terdekat atau menghubungi keluarga. (Inyiak ptp)













