Jalan Balung–Tanjung Balik Kian Memprihatinkan, Warga Minta Bupati Kampar Turun Tangan

Kampar, Presindo.com — Kondisi jalan yang menghubungkan Desa Balung, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, menuju Tanjung Balik, Kabupaten Lima Puluh Kota, kian memprihatinkan. Kerusakan jalan yang semakin parah menyulitkan aktivitas masyarakat, terutama dalam menunjang kelancaran transportasi dan roda perekonomian warga.

Di tengah kondisi ekonomi yang belum mudah, masyarakat Desa Balung terpaksa bergotong royong mengumpulkan iuran dan sumbangan sukarela untuk memperbaiki jalan yang dinilai sudah tidak layak dilalui tersebut.
Pada Rabu (21/10/2026), perbaikan jalan yang berstatus sebagai penggerak Roda Ekonomi Desa Balung itu dilakukan melalui swadaya masyarakat. Inisiatif tersebut muncul sebagai bentuk kepedulian warga terhadap akses vital yang setiap hari digunakan untuk menunjang berbagai aktivitas.

Ketua pemuda setempat mengusulkan kepada masyarakat agar berpartisipasi melalui iuran atau sumbangan sukarela demi memperbaiki kondisi jalan. Langkah ini dilakukan karena kerusakan jalan dinilai semakin menghambat mobilitas warga dan kelancaran aktivitas ekonomi.

Namun, upaya swadaya tersebut juga memperlihatkan keterbatasan kemampuan masyarakat. Di saat warga menghadapi tekanan ekonomi, mereka masih harus mengeluarkan biaya sendiri untuk memperbaiki infrastruktur yang menjadi kebutuhan bersama.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Kampar, khususnya Bupati Kampar, dapat memberikan perhatian serius dan membantu mengatasi persoalan tersebut. Warga menilai, perbaikan melalui swadaya saja tidak cukup untuk menyelesaikan kerusakan jalan apabila tidak disertai dukungan anggaran dan penanganan yang memadai.

Warga Minta Pemerintah Tidak Tutup Mata
Kerusakan jalan ini menjadi persoalan yang perlu segera mendapat perhatian pemerintah. Sebab, akses jalan yang layak bukan hanya menyangkut kenyamanan perjalanan, tetapi juga berpengaruh terhadap distribusi barang, aktivitas usaha, serta hubungan sosial dan ekonomi masyarakat antardaerah.
Warga berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi yang mereka hadapi. Peninjauan langsung ke lapangan dan langkah konkret untuk membantu perbaikan jalan dinilai penting agar masyarakat tidak terus-menerus menanggung beban perbaikan secara mandiri.

Masyarakat Desa Balung berharap aspirasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Kampar, sehingga akses penghubung menuju Tanjung Balik kembali layak dilalui dan aktivitas perekonomian warga dapat berjalan lebih lancar.

Kini, warga menanti perhatian dan tindakan nyata pemerintah agar semangat gotong royong masyarakat tidak menjadi satu-satunya tumpuan dalam mengatasi persoalan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kehidupan mereka.

(Rian Migel Saputra)