Luak, Presindo.com — Tokoh asal selatan (Kecamatan Luak, Lareh Sago Halaban, Situjuah) Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar menggagas berdirinya Aliansi Masyarakat Selatan (AMS) untuk Limapuluh Kota. Tokoh tersebut adalah Wahyudi Thamrin, Robby Muchsis dan Syafri Ario.
Aliansi ini berangkat dari keprihatinan masyarakat daerah selatan terhadap kondisi pembangunan dan kontestasi politik di Kabupaten Limapuluh Kota. Wahyudi Thamrin selaku Ketua Aliansi mengatakan wilayah selatan Limapuluh Kota selama ini merasa terpinggirkan dari kue pembangunan di Kabupaten Limapuluh Kota.
“Kita menampung aspirasi masyarkat terutama sejak kepemimpinan Bupati Safaruddin wilayah selatan tidak menjadi prioritas dalam pembangunan, kita lihat saja jalan-jalan kabupaten dan jalan provinsi sudah rusak parah namun tak kunjung diperbaiki,” kata Wahyudi Thamrin tokoh asal Nagari Sungai Kamuyang tersebut di Payakumbuh, Kamis (25/7/24).
Selain itu kata Wahyudi Thamrin banyak masyarakat yang mengeluhkan keterwakilan tokoh dari selatan dalam memimpin Limapuluh Kota. Menurutnya selama tidak ada kepala daerah dari selatan baik bupati maupun wakil bupati maka wilayah selatan akan selalu di anak tirikan.
“Jadi kami sepakat untuk menolak memilih calon calon pilkada Limapuluh Kota yang tidak diisi salah satu tokoh dari selatan, baik bupati maupun wakil bupati, karena berkaca dari pengalaman sebelumnya wilayah selatan selalu terpinggirkan,” ujar Wahyudi Thamrin.
Wahyudi juga mengimbau seluruh masyarakat di nagari-nagari di 3 kecamatan Luak, Lareh dan Sitijuah untuk bersama-sama menyamakan persepsi menolak kepala daerah yang tidak dari selatan Limapuluh Kota. Hal ini demi keberpihkan pembangunan di daerah selatan.
“Padahal nagari-nagari kita mempunyai SDM dan banyak potensi alam yang luar biasa, mulai dari sumber air, tambang hingga objek wisata. Namun infrastruktur di wilayah selatan kurang di perhatikan,” tambah Bendahara Aliansi Masyarakat Selatan, Syafri Ario yang juga Ketua SMSI Luak 50 tersebut.
Sekretaris AMS, Robby Muchsis selaku anak Nagari Balai Panjang, juga menyayangkan hal terus berulang setiap kememimpinan di Limapuluh Kota. Ia berharap semua masyarakat selatan bersatu untuk memajukan calon kepala daerah dari selatan agar kedepan wilayah selatan dapat menjadi prioritas dalam pembangunan.
“Jika tidak maka sebenarnya kita juga sudah layak untuk melakukan pemekaran kabupaten yang terlalu luas ini, menjadi 2 kabupaten agar pembangunan dan pelayanan menjadi optimal,” kata Robby Muchsis.(Ad,Mm)







