HMM Universitas Syiah Kuala Sukses Gelar Acara Management Creativity Fesival (MCF) 2024

PRESINDO.com | BANDA ACEH – Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Universitas Syiah Kuala sukses menggelar acara Management Creativity Festival (MCF) 2024. Acara tahunan terbesar dengan tema “Encouraging Creative Economy for Gen Z Through Financial Technology and Community Empowerment in Aceh” itu secara resmi ditutup pada Jumat 15 November 2024.

Penutupan MCF 2024 akan dimeriahkan oleh penampilan luar biasa dari Bernadya, artis asal Jakarta, yang memukau penonton dengan lagu-lagu yang menggetarkan jiwa. Selain itu, band lokal Feel Project dan Semuka turut menghidupkan suasana malam puncak dengan penampilan penuh semangat, membangkitkan antusiasme dan kesan mendalam bagi para pengunjung.

MCF 2024 bukan hanya sebuah ajang hiburan, tetapi juga platform edukatif yang memadukan elemen kreativitas dan inovasi. Selama beberapa hari penyelenggaraannya, peserta dan pengunjung disuguhkan berbagai kegiatan seperti Seminar Nasional, Talkshow, Debate Competition, Fashion Show, Recycle Art, Band Competition, Workshop, Festival Musik, Bazar Expo dan lainnya.

Tema yang diusung MCF 2024 menyoroti pemberdayaan komunitas, pemanfaatan teknologi keuangan, serta pelestarian budaya. Semua ini dirancang untuk mempertemukan berbagai ide dan konsep dalam menghadapi perubahan zaman, yang sejalan dengan tantangan Gen Z di era modern.

Penutupan MCF 2024 menjadi bukti konkret dari dedikasi panitia, antusiasme peserta, dan partisipasi aktif pengunjung dalam menciptakan momen tak terlupakan. Semangat kreativitas dan inovasi yang tercermin di setiap aspek acara memberikan inspirasi serta motivasi bagi semua yang terlibat.

“Diharapkan MCF terus berlanjut setiap tahunnya dan melibatkan kembali seluruh masyarakat yang berpartisipasi pada tahun 2024 untuk ikut serta kembali di tahun-tahun mendatang,” ungkap Ketua Panitia, Muhammad Haikal Alputra.

Sementara itu, Pembina HMM, Iskandarsyah, mengungkapkan kebanggaannya atas terselenggaranya MCF 2024 dengan sukses, meskipun tanpa dukungan modal dari universitas.

Ia menekankan bahwa pengalaman mengadakan acara ini tidak hanya menjadi pembelajaran akademik, tetapi juga bagian dari pembelajaran bisnis dalam rangka mendukung PTN-BH. Harapannya, mahasiswa semakin meningkatkan kreativitas dalam berbisnis dan mengharumkan nama HMM.

Dengan berakhirnya MCF 2024, semoga bisa menjadi inspirasi untuk masa depan. “Semoga MCF dapat terus menjadi platform bagi generasi muda untuk berkarya dan berinovasi, serta menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dan perekonomian di Aceh,” pungkasnya.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *