TNI-Polri dan Lembaga Pemerintah Gotong royong Pembersihan Pasca Banjir

Lima Puluh Kota, Presindo — Musibah banjir yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten 50 Kota, tidak terkecuali Nagari Pangkalan kecamatan Pangkalan Koto Baru akibat meluapnya batang air Maek yang melintasi Kecamatan Pangkalan.

Seiring berangsur surut dan menyusutnya banjir, warga yang mengungsi telah kembali kembali kerumahnya masing masing untuk memulai aktifitas seperti biasa. Namun mereka belum bisa bersantai dirumah untuk istirahat. Sebab air banjir yang menyusut meninggalkan sampah dan lumpur pada lantai dan dinding rumah. Kondisi demikian tidak hanya terjadi di rumah warga namun juga ditempat fasilitas umum lainya seperti Masjid dan Mushola dan juga perkantoran.

Menyingkapi hal tersebut, TNI Polri dari Koramil 02 Pangkalan dan Polsek Pangkalan bersama lembaga pemerintah seperti BNPB, Basarnas, Tahan dan dibantu warga masyarakat bergotong royong dengan cepat melakukan pembersihan fasilitas umum yang sebelumnya direndam oleh banjir.

Benar, hari ini kita bersama rekan rekan dari Basarnas, BNPB, Tagana dan warga masyarakat melaksanakan gotong royong membersihkan Masjid Raya Pangkalan dan juga Kantor Polsek Pangkalan agar pelaksanaan Ibadah sholat dan pelayanan terhadap masyarakat dapat berjalan seperti sedia kala, ujar Plt Danramil 02 Pangkalan Peltu Sukryanto.

Jika tidak dibersihan secepatnya maka dikhawatirkan tidak saja menghambat proses ibadah dan pelayan, namun sampah akibat banjir ini juga bisa menyebabkan timbulnya penyakit, ujarnya lagi.

Sementara itu Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adri Asmara Yudha mengatakan, telah menginstruksikan seluruh jajarannya pasca banjir dan longsor agar tetap memantau wilayah yang rawan banjir dan longsor, serta menghimbau masyarakat tetap waspada. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi banjir dan longsor susulan karena kondisi cuaca yang masih hujan.

“Personil TNI jajaran Kodim 0306/50 Kota telah diinstruksikan untuk tetap siaga pasca banjir dan longsor, kita akan terus memantau wilayah terutama yang rawan bajir dan longsor. Kita juga menghimbau masyarakat agar tetap waspada karena kondisi cuaca saat ini masih hujan, “ujar Dandim.

Selain itu, Dandim menyampaikan jajarannya untuk bergotong royong bersama masyarakat membersihkan fasiltas umum yang terendam banjir agar secepatnya dapat difungsikan.

“Banyak fasilitas umum yang terendam air seperti mesjid, sekolah dan perkantoran. Kita bersama instansi lainnya dan masyarakat akan berogotong royong membersihkannya agar secepatnya dapat berfungsi kembali, “pungkas Dandim. (Ady)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *