LIMAPULUH KOTA presindo.com — Program peningkatan infrastruktur jalan yang digagas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lima Puluh Kota terus berjalan sesuai rencana. Salah satunya adalah pekerjaan rekonstruksi jalan pada ruas SP. Lubuak Alai–Lubuak Alai dengan kode R 111, yang kini memasuki tahap pengerjaan dengan progres fisik mencapai 34,55%.
Proyek ini dilaksanakan berdasarkan nomor kontrak 01/Kontrak-BM/RJ-DBH/PUPR-LK VII/2026, yang telah ditandatangani antara pihak Dinas PUPR Kabupaten Lima Puluh Kota dengan pelaksana penyedia jasa CV Raflesia Teknik-Sentosa. Nilai kontrak yang disepakati untuk pekerjaan ini sebesar Rp1.497.586.675,00, bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) dan anggaran pendapatan belanja daerah Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun Anggaran 2026.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lima Puluh Kota menyampaikan bahwa perbaikan jalan pada ruas ini menjadi prioritas mengingat kondisi jalan sebelumnya sudah mengalami kerusakan cukup parah, berlubang, dan permukaannya tidak rata, sehingga menyulitkan sekaligus membahayakan pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat serta kendaraan pengangkut hasil bumi warga setempat.
“Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki dan memelihara jalan-jalan penghubung antar nagari dan kecamatan di Kabupaten Lima Puluh Kota agar akses masyarakat semakin lancar, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta memudahkan mobilitas warga,” ujar Kadis PUPR.
Sementara itu, perwakilan pelaksana CV Raflesia Teknik-Sentosa menjelaskan bahwa pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan kualitas dan ketepatan waktu. Hingga saat ini, progres fisik telah mencapai angka 34,55%. Pekerjaan yang telah diliputi meliputi pembersihan badan jalan, penggalian dan penggantian lapisan tanah dasar yang tidak stabil, pemasangan lapisan pondasi, hingga persiapan lapisan permukaan jalan.
“Kami selalu berupaya menjalankan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan. Kendala cuaca dan kondisi lapangan tetap kami antisipasi agar pelaksanaan tetap berjalan lancar dan target penyelesaian bisa tercapai tepat waktu,” ungkap pengawas lapangan dari CV Raflesia Teknik-Sentosa.
Masyarakat pengguna jalan menyambut baik adanya rekonstruksi ini. Warga berharap pekerjaan dapat diselesaikan sepenuhnya dengan kualitas yang kokoh dan tahan lama, sehingga akses transportasi menjadi lebih aman dan nyaman, serta dapat memperlancar arus perdagangan dan jasa di wilayah tersebut.
Pihak Dinas PUPR Kabupaten Lima Puluh Kota berjanji akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi di lapangan guna memastikan proyek berjalan sesuai rencana, berkualitas, dan bermanfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota.
(Inyiak ptp)













