XIII Koto Kampar, Presindo.com – Yayasan Al-Fitrah Dusun I, Desa Balung, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau, menggelar acara perpisahan siswa secara serentak, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lapangan MI Al-Fitrah tersebut diikuti oleh seluruh lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Al-Fitrah, mulai dari PAUD, TK, MI, MTs, hingga SMK. Acara perpisahan semakin meriah dengan penampilan drumband yang mengiringi pawai peserta dari Dusun IV hingga berakhir di lokasi kegiatan.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Yayasan Al-Fitrah, M. Syafe’i, M.Ag., Sekretaris Desa Balung Fahru Rozi, Kepala SMK Kartono, S.Sy., Kepala MTsS Hasrison, S.HI., Kepala MI Rahmad Amin, S.Pd., para guru, wali murid, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Yayasan Al-Fitrah, M. Syafe’i, M.Ag., menyampaikan bahwa tujuan didirikannya yayasan tersebut adalah untuk mencerdaskan masyarakat yang belum memperoleh pendidikan, sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat yang telah memiliki ilmu dan pendidikan.
“Apapun gelar yang kita miliki, jika tidak ada tempat untuk menyalurkan ilmu yang telah kita tuntut, maka ilmu tersebut tidak akan berguna dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa perpisahan sekolah memiliki makna penting, di antaranya sebagai bentuk perayaan atas prestasi yang telah diraih siswa, membangun kenangan indah, memberikan penghargaan, memperkuat ikatan sosial, mempersiapkan masa depan, serta menjadi penutup yang bermakna dalam perjalanan pendidikan.
Perpisahan sekolah merupakan momen yang menandai berakhirnya satu fase pendidikan. Meski dilaksanakan secara sederhana dan tidak membebani orang tua, kegiatan ini tetap berlangsung khidmat dan penuh makna. Berbagai penampilan dari masing-masing sekolah turut memeriahkan acara, disertai prosesi pelepasan siswa serta penyampaian kesan dan pesan.
Pelepasan siswa juga menjadi simbol penyerahan kembali tanggung jawab pendidikan kepada orang tua, setelah pihak sekolah memberikan bekal ilmu dan pembinaan selama masa belajar.
Sementara itu, Sekretaris Desa Balung, Fahru Rozi, berharap para siswa yang dilepas dapat menjadi generasi penerus yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan siswa yang kita lepaskan hari ini menjadi cikal bakal generasi Balung yang lebih baik. Semoga etika dan akhlak mereka semakin baik serta mampu memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat di masa yang akan datang,” tutupnya.
(Rian Migel Saputra)












